Sejujurnya ya, gw sendiri risih loh kalau lihat wanita yang pakai baju terbuka di tempat-tempat yang menurut gw kurang pantas. Apalagi kalau di angkot. Ya, berhubung tidak semua orang di negara ini sudah bisa dan terbiasa berpikiran baik dan positif terhadap wanita yang berpakaian terbuka, menurut gw tidak ada salahnya kalau wanitanya sendiri yang bisa menjaga harta dan martabatnya dengan memilih-milih waktu dan tempat yang tepat untuk memakai baju yang terbuka.

Gw bukan memihak para lelaki yang suka melecehkan wanita. NO, gw juga mengecam mereka dan ingin mereka mengerti bahwa wanita bukan hanya objek seksual dan pemuas birahi, gw juga heran kenapa sih mereka cuma bisa berpikiran jorok dan suka banget melecehkan wanita?! apa tidak ingat kalau yang melahirkan mereka adalah wanita?

Tetapi, menurut gw, sekali lagi ini pendapat gw, dan gw rasa negara ini masih menganut undang-undang kebebasan untuk berpendapat. Wanita, seharusnya juga bisa melihat kondisi tempat dan lingkungan masyarakat negara ini yang belum bisa dan terbiasa dengan hal tersebut. Boleh lah pakai rok mini dan hot pants, tapi jangan di pasar, terminal atau angkutan umum. Karena, kita tidak bisa mengatur pikiran picik dan kotor laki-laki yang ada di sekitar kita kan?

Sederhananya aja sih, menyesuaikan diri aja dengan lingkungan sekitar, bukan untuk membatasi hak kaum wanita. Tapi demi kebaikan sendiri, kenapa kita tidak mencoba melindungi diri sendiri dengan menempatkan diri sesuai dengan lingkungan sekitar yang kita tidak tahu isi kepalanya dan niatnya seperti apa.

Ya memang, kejahatan bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja, tidak pandang bulu wanita itu pakai baju apa. Kalau memang dari niat pelaku kejahatannya sudah ada dan tidak bisa di bendung, kejahatan tersebut akan tetap terjadi. Kalau sudah begini, ya biasanya yang disudutkan dan disalahkan adalah wanita. Siapa suruh pakai baju seksi dan mengundang birahi? Siapa suruh pulang larut malam? Hak kita terpangkas, kita hanya di pandang sebagai objek pemuas birahi laki-laki.

Tapi apakah harus kita bebas lalu kebablasan? menurut gw tidak, kita sebagai wanita yang harus dilakukan adalah mempunyai sikap sigap dan tanggap dengan segala kondisi yang ada di sekitar kita. Dengan banyaknya kasus pemerkosaan yang terjadi, kita bisa melihat kondisi sosial di masyarakat kita seperti apa. Sehingga apabila memang kalau kita harus pulang sendirian malam hari, atau harus pulang dengan naik angkutan umum, kita bisa lebih memilih angkutan yang akan digunakan dan  jalan yang aman untuk kita lewati pulang. Sekali lagi, kita sebagai wanita, jangan hanya menuntut perbaikan otak, pikiran dan nafsu laki-laki yang dibenahi, karena itu cukup mustahil dilakukan. Yang perlu kita lakukan adalah menjadi wanita yang lebih waspada, siaga, tegas dan berpikiran terbuka terhadap kondisi lingkungan sekitar kita tanpa harus menjadi wanita yang menuntut hak sampai kehilangan kodratnya.

Mungkin ya, untuk beberapa orang tertentu tulisan gw diatas malah seperti membenarkan tindakan laki-laki yang suka melecehkan wanita. Tetapi jujur, tidak ada maksud gw sedikit pun untuk membela kaum laki-laki hidung belang dan brengsek seperti itu apalagi melecehkan wanita, ya karena gw juga adalah seorang wanita.